Tips Mencegah Stres Berlebihan Ketika Putus Cinta

Tips Mencegah Stres Berlebihan Ketika Putus Cinta 1

Jatuh cinta adalah hal biasa. Siapapun pasti pernah mengalaminya. Jatuh cinta itu indah bahkan sangat membahagiakan, apalagi saat orang yang kita cintai yang kita sukai juga memiliki perasaan yang sama tentunya mereka sangat bahagia bukan? Cinta dapat mengubah perilaku, kebiasaan, dan bahkan penampilan kita.

Saat kita mencintai seseorang, tentunya kita akan berusaha membuatnya bahagia, berjuang agar dia merasa tertarik dan nyaman dengan kita, inilah yang disebut pengorbanan. Ketika kita mencintai dan dicintai yang bersatu dalam suatu hubungan, kita tidak bisa begitu saja meninggalkan hubungan itu tanpa pengawasan. Saat kita mencintai kita juga harus siap berkorban.

Jatuh cinta itu indah tapi putus cinta itu menyakitkan. Apalagi saat kita benar-benar serius, sangat mencintai dan berharap sepenuhnya, maka saat putus kita akan merasa sangat tersesat, merasa sedih, kecewa, hancur bahkan stres dan frustasi. Ini akan berdampak buruk bagi kita. Untuk itu, melalui artikel kali ini, saya akan memberikan beberapa tips untuk mencegah stres yang berlebihan saat putus. Mohon disimak semoga bermanfaat.

Kendalikan diri Anda

Saat kita jatuh cinta tentunya kita merasa bahagia dan perasaan bahagia itu terkadang membuat kita melupakan segalanya dan akan melakukan apapun untuk membuat orang yang kita cintai bahagia. Sebenarnya hal ini wajar saja, namun jika berlebihan akan memberikan efek yang tentunya akan berdampak buruk. Sehingga sangat penting bagi kita untuk mengendalikan diri dengan tidak harus melakukan hal-hal yang sebenarnya bukan waktunya untuk dikerjakan serta hal-hal yang tidak berdampak positif.

Sebagus apapun orang yang kita cintai, betapa pun dia mencintai kita, ia tetaplah orang lain yang jelas memiliki kepribadian yang berbeda, padahal memiliki perasaan cinta yang sama saja tidak cukup untuk menjamin suksesnya suatu hubungan. Oleh karena itu penting bagi kita untuk mengontrol diri agar saat kita mengalami hal-hal buruk, misalnya pertengkaran, atau

Sekalipun dalam perpisahan kita tidak merasa tersakiti atau tersesat karena saat kita memulainya kita sudah siap untuk bisa mengendalikan diri dan emosi kita dengan baik.

Kenali Batasan

Mencintai seseorang tidak berarti mengendalikan orang itu atau mengendalikan hidupnya. Jika kita melakukan ini berarti kita secara tidak langsung menempatkan diri kita dalam masalah besar. Oleh karena itu kita harus mengetahui batasan-batasan dalam suatu hubungan.

Batasan yang tidak boleh kita lewati adalah kepentingan pribadi orang yang kita cintai. Setiap orang memiliki hal-hal tertentu yang bersifat personal yang tidak dapat diganggu, diatur atau bahkan diubah oleh orang lain atau pasangannya. Ini berlaku bahkan untuk pasangan yang sudah resmi. Jika kita terlalu mencampuri urusan pasangan kita bahkan sampai bisa berdampak buruk bagi hubungan kita.

Jangan terlalu mendalami kehidupan seseorang karena jika kehilangannya akan sangat sulit untuk dilupakan bahkan akan meninggalkan kenangan yang jika dibayangkan sangat menyakitkan.

Hormati dirimu

Sebelum kita menghormati orang lain dan apa pun, pertama-tama kita harus menghormati diri kita sendiri dan apa pun tentang kepribadian dan kehidupan kita. Ketika kita mampu melakukan ini, kita akan dengan mudah menerapkan dua poin di atas pengendalian diri dan mengenali batasan.

Baca:  Tips Menciptakan Portofolio Content Writer yang Mengesankan

Arti harga diri disini adalah kita harus bisa menjaga diri kita dengan sebaik mungkin, perlu kita sadari bahwa tubuh kita, perasaan kita, serta hidup kita sangat berharga. Mencintai dan dicintai adalah tentang memberi dan menerima. Saat kita mencintai, kita harus siap menghadapi segala kemungkinan buruk yang terjadi.

Perjalanan suatu hubungan tidak selalu mulus, pasti ada tantangan dan masalah. Oleh karena itu, sebelum kita menjalin hubungan, kita harus memastikan kesesuaian dan kesiapan kita, sehingga ketika kita menghadapi masalah, terutama masalah dalam suatu hubungan, setidaknya kita siap.

Jangan Paksa Diri Anda

Cinta membutuhkan pengorbanan. Untuk membuat orang yang kita cintai bahagia dan menjaga hubungan kita dengan pasangan kita langgeng, terkadang kita perlu berkorban. Ini adalah hal yang wajar, tetapi jika pengorbanan yang dilakukan berlebihan bahkan sampai memaksakan diri, memaksakan kemampuan dan keadaan, akan berakibat fatal jika pada akhirnya hubungan tersebut gagal atau berakhir. Berkorban dengan benar dan tepat.

Jangan memaksakan diri untuk melakukan hal-hal yang berlebihan. Misal, pengorbanan finansial, ketika kita telah mengeluarkan banyak uang dan hubungan kita gagal, otomatis kita akan merasa sangat rugi, dan tentunya kita akan sangat kecewa bahkan stres. Beda kalau kita berkorban dengan benar, saat hubungan kita gagal memang kita merasa rugi, tapi kita tidak akan merasa kecewa atau stres berlebihan.

Hindari Ketergantungan pada Mitra Anda

Mencintai seseorang bukan berarti kita bergantung padanya begitu saja. Bersikaplah mandiri dan dewasa. Sesekali tidak masalah jika sangat genting dan tidak bisa diganti, tapi jika sudah menjadi kebiasaan akan ada konsekuensi di kemudian hari, apalagi jika hubungan berakhir kita akan merasa sangat kehilangan. Jangan sampai kita dianggap tidak ada dan suka bergantung pada pasangan kita.

Biasakan untuk tidak terlalu cepat bergantung pada pasangan Anda, tetapi pastikan Anda berani mencoba. Jika kita selalu bergantung pada pasangan kita dan malas mencoba melakukan sesuatu secara mandiri maka ketika putus atau hubungan dengan pasangan berakhir disana kita akan merasa sangat tersesat dan kita pasti sangat stres, bagaimana tidak bisa orang yang selalu kita andalkan, siapa selalu ada saat kita membutuhkannya tidak lagi bersama kita. Sikap bergantung ini menyebabkan stres berkepanjangan saat putus.

Berikut beberapa tips dari saya untuk mencegah stres berlebihan saat putus. Ingat, hidup hanya sekali. Hiduplah yang luar biasa. Cintai dirimu, hargai dirimu sendiri karena kita berharga di mata Tuhan dan sesama kita.

Jatuh cinta itu indah tapi putus cinta itu menyakitkan. Tetaplah berhati-hati dalam mengambil keputusan agar tidak kecewa di kemudian hari. Semoga artikel ini bermanfaat.