Pembelajaran Jarak Jauh Melalui Daring di Masa Pandemi Covid-19

Pembelajaran Jarak Jauh Melalui Daring di Masa Pandemi Covid-19 1

var id = "caff774d2245629093e0ba12f43fd642197e4842";

Pada Desember 2019, dunia dikejutkan dengan wabah penyakit menular yaitu Covid-19. Covid-19 atau sering dikatakan virus corona merupakan wabah yang berasal dari China, dimana virus tersebut dibawa oleh seseorang bernama Carrier. Sementara itu, Covid-19 di Indonesia muncul pada pertengahan Maret 2020 tepatnya pada 14 Maret 2020. Penyebaran Covid-19 di Indonesia begitu pesat hingga menyebar ke hampir seluruh provinsi di Indonesia.

Pemerintah juga berupaya memutus rantai penyebaran Covid-19 dengan memberikan protokol kesehatan kepada seluruh masyarakat dan Pemerintah juga menegakkan program PSBB (Pembatasan Sosial Skala Besar).

Pembelajaran Jarak Jauh Online Selama Pandemi Covid-19 4

Pandemi Covid-19 memang menjadi bencana yang memilukan bagi seluruh penduduk di Indonesia dan di negara lain. Semua kehidupan di dunia terusik, tanpa terkecuali dengan pendidikan. Berbagai negara telah memutuskan untuk menutup fasilitas publik seperti perkantoran, pertokoan, sekolah, perguruan tinggi, universitas dan tempat wisata, termasuk Indonesia.

Salah satu upaya yang dilakukan Pemerintah dalam dunia pendidikan adalah melalui surat edaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) yang berisi tentang pencegahan penyebaran Virus Penyakit Corona (Covid-19) di sekolah dan perguruan tinggi. Melalui edaran ini, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan memberikan instruksi kepada sekolah dan perguruan tinggi untuk menyelenggarakan pembelajaran jarak jauh dan menyarankan siswa dan siswa untuk belajar dari rumah masing-masing.

Dengan menerapkan metode pembelajaran dengan sistem online (online) maupun online. Kebijakan pemerintah ini mulai berlaku di beberapa provinsi di Indonesia, khususnya di perkotaan. Namun kebijakan pemerintah tersebut belum sepenuhnya diterapkan oleh beberapa sekolah di masing-masing daerah. Karena sekolah tersebut belum siap dengan sistem pembelajaran online, dimana sistem ini menggunakan media pembelajaran seperti handphone, laptop, atau komputer.

Pembelajaran Jarak Jauh Online selama Pandemi Covid-19 5

Sistem pembelajaran online ini dilakukan bersama antara guru dan siswa dengan menggunakan media sosial seperti WhatsApp, telegram, Instagram, google meet, edmodu, serta aplikasi zoom atau media lain yang dapat digunakan sebagai media pembelajaran.

Pembelajaran online tidak lepas dari jaringan internet. Koneksi jaringan internet yang tidak stabil dapat memicu terhambatnya proses pembelajaran online bagi siswa yang rumahnya kesulitan mengakses internet, terutama siswa yang tinggal di pedesaan, terpencil dan daerah tertinggal. Hal tersebut merupakan permasalahan yang sering terjadi pada siswa di perkotaan dan siswa di pedesaan sehingga kurang optimal dalam melaksanakan pembelajaran online.

Baca:  5 Pertarungan Terbaik Sepanjang Masa di Anime

Pembelajaran Jarak Jauh Online selama Pandemi Covid-19 6

Guru dan siswa & # 39; ketidaksiapan untuk belajar online juga merupakan masalah besar. Pasalnya, pengalihan sistem pembelajaran konvensional ke sistem online sangat mendadak, sehingga guru dan siswa tidak memiliki persiapan yang matang. Namun semua itu harus dilakukan agar proses pembelajaran online dapat berjalan dengan lancar dan siswa berpartisipasi aktif dalam pembelajaran ini meski dalam kondisi pandemi Covid-19.

Kegagapan dalam pelaksanaan pembelajaran online sangat terlihat, tidak hanya satu atau dua sekolah saja yang mengalami kesulitan dalam hal ini, tetapi juga menyeluruh di beberapa daerah di Indonesia. Komponen yang berperan penting dalam proses pembelajaran online ini juga perlu ditingkatkan secara maksimal. Pertama dan terpenting, mengenai jaringan internet yang stabil, kemudian ponsel atau komputer yang dapat berfungsi dengan baik dalam menggunakan aplikasinya, serta sosialisasi online yang efisien, efektif, berkesinambungan, dan integratif kepada semua pihak pendidikan.

Solusi dari permasalahan online ini adalah pemerintah harus memberikan beberapa kebijakan, diantaranya dengan membuka layanan aplikasi online gratis, bekerjasama dengan penyedia layanan internet dan aplikasi untuk membantu memperlancar proses pembelajaran online. Pemerintah juga harus menyiapkan kurikulum dan silabus tentang pembelajaran berbasis online untuk memudahkan guru dan siswa. Bagi sekolah perlu dilakukan bimbingan teknis (bimtek) secara online dalam proses pelaksanaannya secara online dan melakukan sosialisasi kepada orang tua dan siswa melalui media cetak dan sosial tentang tata cara pelaksanaan pembelajaran online, yang terkait dengan peran dan tugasnya.

Keberhasilan pembelajaran online selama pandemi Covid-19 bergantung pada kedisiplinan semua pihak terkait. Oleh karena itu, sekolah perlu menata manajemen dengan baik dan benar guna meningkatkan sistem pembelajaran online. Selain pengelolaan yang baik, kita juga harus membuat jadwal yang sistematis dan terstruktur untuk memudahkan komunikasi antara orang tua dan sekolah agar pembelajaran online di rumah dapat berjalan dengan efektif.

Dengan demikian, pembelajaran online ini dapat menjadi solusi tepat dalam pembelajaran di rumah untuk memutus mata rantai penyebaran Virus Penyakit Corona (Covid-19) dan menjaga jarak yang aman juga dapat menjadi pertimbangan dalam memilih pembelajaran online ini. Kerjasama yang baik antara guru, siswa, orang tua siswa dan sekolah merupakan faktor penentu pembelajaran online yang lebih efektif.