Aplikasi Kencan Online : Dari Cara Kerja, Hingga Pro & Kontra

Aplikasi Kencan Online : Dari Cara Kerja, Hingga Pro & Kontra 1

var id = "caff774d2245629093e0ba12f43fd642197e4842";

Pasangan adalah seseorang yang mencintai, menemani, menghabiskan waktu bersama kita. Mitra juga seseorang yang selalu ada saat kita berada di atas, atau di bawah. Padahal, arti pasangan ini sangat luas. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) arti berpasangan adalah yang selalu digunakan bersama sehingga menjadi jodoh.

Tentu saja, setiap manusia tidak bisa hidup sendiri. Karena manusia sendiri adalah makhluk sosial, yang membutuhkan kehadiran orang lain untuk membantunya. Setiap manusia membutuhkan pasangan. Karena pada awal penciptaan manusia, Tuhan menciptakan Hawa dari tulang rusuk Nabi Adam. Mustahil jika manusia bisa hidup tanpa pasangan. Jiwanya akan merasa sangat kesepian, tidak ada tempat untuk bertukar pikiran dan saling melengkapi.

Secara umum pasangan dibagi menjadi 3 level, yaitu:

Pasangan (naksir)

Naksir adalah istilah bagus untuk "calon pacar". Dimana pada tahap ini seseorang mulai membangun perasaan dan cinta diantara sesama. Tahap ini juga merupakan tahap yang menentukan. Jika keduanya saling mencintai, itu akan berakhir dengan "status" pacaran. Namun, jika hanya satu yang mencintai, itu akan berakhir dengan Heartbreak. Sejujurnya, ini adalah tahap yang sangat menyakitkan bagi seseorang yang memulai suatu hubungan. Benar-benar menyakitkan haha.

Pasangan (Pacar)

Tahap ini merupakan tahap kedua untuk memasuki tahap selanjutnya. Tahap ini adalah tahap ketika seseorang mulai berselingkuh, menyatukan emosi, dan mulai mencoba berkomitmen. Pada tahap ini belum mencapai tahap yang serius, kemungkinan keterpisahan masih tinggi.

Suami dan istri)

Tahap ini merupakan tahap terakhir dalam hal pemasangan. Menikah adalah proses membangun keluarga, untuk mendapatkan keturunan. Tahap ini adalah tahap sakral, karena mulai menjanjikan untuk menjalani satu kehidupan dan kematian. Pada tahap inilah pula seseorang tidak bisa begitu saja berpisah, harus melalui proses hukum yang disebut dengan proses Perceraian.

Aplikasi Kencan Online: Dari Cara Kerjanya, Hingga Pro & Kontra 2

Mencari pasangan memang tidak mudah. Ada banyak hal yang perlu dipertimbangkan saat mencari pasangan. Mulai dari kesesuaian ciri, tingkah laku, bahkan suku dan adat istiadat, terkadang juga diperhitungkan. Berbeda dengan era Siti Nurbaya yang sangat lekat dengan masalah perjodohan, di era modern seperti sekarang ini perlahan mulai meredup. Mencari jodoh bisa dilakukan dengan berbagai cara.

Mulai dari kenalan langsung, dikenalkan melalui teman, kerabat, hingga orang tua. Ini disebut "Mak Comblang" di mana ada seseorang yang menjadi penengah di antara mereka berdua, yang bertugas menjodohkan. Cara ini cukup berhasil, tetapi banyak juga yang gagal karena alasan lain.

Kini, seiring perkembangan teknologi, aplikasi kencan online mulai bermunculan. Aplikasi kencan online seakan menjadi solusi di era modern saat ini yang menuntut tugas yang cepat dan mudah. Berbeda dengan sebelumnya, kini mencari jodoh tidak harus keluar rumah. Bahkan dari rumah pun kamu bisa menemukan pasangan melalui aplikasi kencan online dengan cukup mudah, bukan?

Nah cara kerjanya adalah kita akan diberikan daftar acak / random foto seseorang dari daerah sekitar kita. Nah, jika orang yang kita rasa menarik perhatian kita, kita bisa memberi tanda cinta.

Tapi jika kita tidak menyukai orang itu, kita bisa menghapus foto orang itu dari depan kita dengan cara "Geser ke kiri", yaitu menyeka layar ke kiri. Kalau nanti orang itu kita cinta, berikan cinta kembali kepada kami, maka kami akan mendapatkan tulisannya "Ini pertandingan" di layar aplikasi itu.

Baca:  Pembelajaran Jarak Jauh Melalui Daring di Masa Pandemi Covid-19
Aplikasi Kencan Online: Dari Cara Kerjanya, Hingga Pro & Kontra 3
Aplikasi Kencan Online Tinder

Bisa dibilang, kita dan orang itu "cocok" dan bisa mulai mengirim pesan menggunakan fitur chat di aplikasi. Fitur chat sama seperti aplikasi chat biasa, yaitu dapat mengirim pesan (kecuali gambar). Ada banyak aplikasi kencan online seperti ini di Google Play dan App Store. Namun aplikasi yang lebih dikenal masyarakat luas adalah Tinder dan Tantan.

Tidak mudah menemukan pasangan secara online. Karena kita tidak bertemu orang lain secara langsung. Hanya melalui obrolan dan telepon suara. Dan kita juga tidak tahu apakah orang yang kita kenal, sudah punya jodoh atau bahkan sudah menjadi istri / suami orang lain.

Atau bahkan, bisa jadi orang ini menyamar sebagai orang lain. Itulah dampak negatifnya.

Ya itu dunia maya, ada positif dan negatifnya. Yang bisa kita lakukan hanyalah membatasi diri, agar kita tidak tersesat di dunia maya. Ditambah dengan situasi pandemi saat ini, yang memaksa masyarakat untuk menjaga jarak dan tinggal di rumah jika tidak ada kebutuhan yang dianggap penting untuk keluar rumah.

Jika ditanya "Mungkinkah pandemi saat ini sedang mencari pasangan?" jawabannya iya. Namun, usaha Anda akan lebih keras dari biasanya. Karena dalam situasi ini, kita dituntut untuk menjaga jarak, dan tinggal di rumah.

Jadi kalau memang pengen ketemu pasti tidak lama-lama karena saat ini ruang dan gerak kita terbatas. Dan saat ini, banyak orang yang tercerabut. Jadi dia bisa menerima cintamu hanya karena dia bosan, tidak terlalu mencintaimu.

Memang, pandemi telah mengubah segalanya, termasuk mencari pasangan.

Intinya, tidak ada salahnya mengenal seseorang dari aplikasi kencan online. Namun kita juga harus memberikan batasan pada diri kita sendiri, jika yang kita ketahui berasal dari online, keadaan sebenarnya masih belum jelas. Saran saya, jika ada yang cocok dengan Anda, cobalah untuk bertemu langsung.

Jika dia membalas perasaan Anda, pasti dia akan menerima ajakan tersebut. Jika dia selalu berdebat dan bertanya lebih banyak, dia bisa yakin dia hanya menginginkan "materi" Anda, tidak ingin hadir dalam hidupnya. Lebih baik tinggalkan saja yang seperti itu, dan cari yang baru.

Mencari jodoh merupakan tujuan hidup, selain mengejar karir dan membahagiakan orang tua.

"Kamu bisa merencanakan menikah dengan siapa, tapi kamu tidak bisa merencanakan cinta untuk siapa .."

-Sujiwo Tedjo-